Kartun Muhammad di Blog “Muslim”


Salam Sobat,

Tulisan berikut ini adalah tanggapan terhadap sebuah blog “Islami” (ke-islam-islam-an, tapi bukan Islam, hehehe). Lagi-lagi saya menemukan upaya penyesatan umat oleh para “cendekia” JIL dan Faithfreedom yang begitu kompak dan intensif. Sungguh, mereka-mereka ini tergolong orang-orang yang tekun, ya.. wkwkwkkw.

Berikut ini modus lain yang mereka selipkan ke dalam benak umat Islam. (Beberapa bagian gambar sengaja saya samarkan supaya tidak terlalu vulgar, terutama kartun yang di bawahnya tertulis nama Muhammad demi tetap menghormati tuntunan agama saya: Islam.)

Memahami Ajaran Agama dengan Baik

Desember 21, 2009 — Ajaran

Pesan yang ada pada kartun diatas hanya diperuntukkan bagi orang2 yang dapat berpikir positif, dewasa dan mempunyai hati yang bersih

Lalu, seperti peribahasa “gayung bersambut”, seorang manusia cerdas lainnya memberi tanggapan berupa gambar kartun lain yang tidak kalah provokatifnya.

Duladi Says: Desember 26, 2009 pukul 9:28 am


Sekarang, mari kita kaji postingan ini dengan saksama. Gambar dan keterangan yang menyertainya dengan cara yang amat cerdas berusaha menggiring pembaca muslim maupun nonmuslim kepada pemikiran seperti ini:

“Hmm…benar juga ya, ternyata Islam itu mengajarkan umatnya menjadi manusia-manusia fanatik, beringas, dan mau menang sendiri.”

Jika pikiran sedemikian juga muncul di benak Sobat-Sobat, berhati-hatilah. Jangan terburu-buru mengambil simpulan seperti itu. Menurut saya, apa yang dilakukan oleh pembuat postingan ini justru bertolak belakang dengan jargon yang dibuatnya sendiri, yaitu “berpikiran positif, dewasa, dan mempunyai hati yang bersih“.

Pemuat postingan semacam ini dan seluruh pendukungnya justru menunjukkan kepada kita semua bahwa merekalah orang-orang yang TIDAK berpikiran positif, dewasa, dan mempunyai hati yang bersih.

Mereka berpikiran negatif kepada tuntunan Islam untuk tidak menggambarkan sosok agung Muhammad Saw. Mereka tidak mengerti bahwa penggambaran seorang nabi bisa menghasilkan bid’ah dan penyembahan terhadapnya. Lihatlah kasus Nabi Isa a.s.

Mereka tidak bersikap dewasa dengan menganggap orang-orang Islam telah bodoh mengikuti larangan penggambaran sosok nabi. Mereka menganggap umat Islam marah karena gambarnya. Padahal, umat Islam marah karena keyakinan yang dianutnya dijadikan bahan olok-olokan. Jelas beda, dong!

Mereka tidak mempunyai hati yang bersih dengan berpikir bahwa umat Islam itu sekumpulan bodoh yang mengikuti hawa nafsu. Padahal, justru mereka inilah–para cendekia JIL dan Faithfreedom–yang mengikuti hawa nafsu kesombongan intelektual mereka. Mereka kira, merekalah yang paling kritis dan jernih memandang segala sesuatu. Mereka kira perbuatannya itu telah sesuai dengan hadis ‘Aadiinul ‘aqli ,  ‘agama itu (masuk) akal.’ Mereka tidak sadar telah menjadikan akal sebagai agama; menuhankan akal. Nauzubillah.

Lalu, seperti inikah cara mereka menerjemahkan pluralisme, HAM, dan kebebasan beragama dan berkeyakinan???  Kok, malah jadi terbalik. Justru dengan begini, merekalah yang tidak menerapkan kebijakan pluralisme, tidak menghormati HAM, dan menodai prinsip kebebasan beragama dan berkeyakinan.

Mereka justru tidak memahami ajaran agama dengan baik.

Ini menjadi bukti  bahwa orang-orang seperti yang terhimpun dalam JIL dan Faithfreedom menganut “agama kebebasan”. Merekalah hamba-hamba dari “Tuhan Kebablasan”. weleh-weleh…beu! xD

Fenomena “maling teriak maling” seperti yang dilakukan orang-orang JIL dan Faithfreedom ini mengingatkan pengalaman pribadi saya ketika berhadapan “langsung” dengan para setan 2 tahun yang lalu (Saya tidak akan bercerita detail soal itu untuk menghindari fitnah atas diri dan agama saya. Biarlah ini menjadi pengalaman berharga buat saya pribadi dari Allah Swt.) Dari pengalaman berharga itu, satu hal yang saya simpulkan tentang tabiat makhluk laknat yang satu ini:

Setan adalah makluk yang lihai menipu, tetapi tidak pandai berbohong!

Nah, jadi mirip siapa tuh??? ehehehehe….

Pemuatan gambar kartun Nabi Muhammad Saw. sudah berkali-kali terjadi. Alhamdulillah, pribadi yang bernama Muhammad bin Abdullah ini semakin dihinakan dan dilecehkan, justru semakin menunjukkan keagungan beliau di mata pengikutnya maupun di mata nonmuslim yang jujur pada hati nuraninya. InsyaAllah, pada kesempatan lain akan saya sampaikan di sini bukti janji Allah Swt. kepada beliau.

وَرَفَعۡنَا لَكَ ذِكۡرَكَ

Dan Kami tinggikan bagimu sebutan [nama]mu. (Q.S. Ash-Sharh:4)

Baiklah Sobat, saya cukupkan dulu sampai di sini ya. Moga-moga gak pada kapok main ke blog sederhana ini. Amin.🙂

About MUX SPARROW

Just the most interesting man in your life, ahaha!

7 responses to “Kartun Muhammad di Blog “Muslim”

  1. Mari kita doakan, semoga para anggota JIL cepat kembali ke jalan yang lurus sebelum ajal menjemput mereka.😐

  2. blog123xyz

    sungguh tragis.. Hanya karena segelintir orang saja satu ummat kena getahnya..

    • iya, Bro… sungguh tragis.. betewe, Ini Mas Agus ya?? kok nyasar ke mari.??wkakakak, postingan ini di blogspot saya kan ada juga, Gan…😀 anyway, makasihhhhh😀

  3. allow sob lama nich menone ga mampir……………… pa kabar sobat?

    • Allow juga, Mas Menone.. iya ni lama ga jumpa ya.. kabar baik..moga Mas Menone juga ya..🙂 blakangan saya aktifnya di blogspot, Mas..🙂

  4. bowo

    FAITH FREEDOM akan menjadi bibit- perang saudara berdasar fitnah dan manipulasi realita, jika ini diikuti oleh para pemaham islam yang pas-pasan akan menjadi bom waktu masalah sosial, pihak berwenang seolah tidak peduli akan adanya penghinaan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: