Pagi Menghadap Misteri


malam menuju P

Esok memang belum harinya
malam ni cuma rapikan perkakas: dalam ransel juga di hati.
Kertas-kertas usang yang kubongkar,
saling berebut ingin cerita: tentang aku dulu-dulu; yang bikin malu, yang bikin haru

Besok-besok sudah pasti jadinya
giliranku menembus jalur nasib misterius: sajikan teka-teki, menggoda gentarku yang lugu

Besok-besok sudah mesti hadirnya,
dan kupergi sambil seret-seret mata hati
yang ingin tetap tinggal bersama kalian yang tatapi punggung ini..

Demi haru yang tersembunyi,
Demi kasih yang takkan mati,
Kutiupkan bersama angin yang berbisik:

“Kalian adalah sahabat,
sahabat sampai akhirat.”

(Bandung, 7 Juli 2002)

About MUX SPARROW

Just the most interesting man in your life, ahaha!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: